FOSSI PEDULI

KOPDARNYA FOSSI FT UNILA

Assalamu’alaikum.

punya buku yg udh gk dipake ? ,donasikan bukunya aja yuk ke Baksos Buku Kopdar Fossi-ft . insyaAllah buku yg terkumpul akan kami sumbangkan ke desa binaan desa sidomukti kec.natar,lamsel.

jadi yg punya buku bekas bisa dibawa ke sekretariat FOSSI FT langsung. mulai hari ini hingga hari sabtu pukul 09.00 WIB.
selain buku teman-teman juga bisa berbagi lewat donasi dana, bisa langsung ke sekret kami, atau melalui no. rek 114-00-0983203-4 a/n Reni Rukma Winarti Continue reading

Bedah Buku “Beginilah Jalan Dakwah Mengajari Kami”

Alhamdulillah, hari ini pukul 09.00 telah dilaksanakan salah satu agenda FOSSI FT yaitu bedah buku “Beginilah Jalan Dakwah Mengajari Kami”. Acara ini di isi oleh Ust. Anshari dengan penyaji Akhina Nofra Hardiko. Acara ini merupakan progja dari Dept. Mushola dan Kesekretariatan FOSSI FT. Dalam acara ini pemateri menjelaskan tentang berbagai hiruk pikuk dan indahnya berada di “jalan ini”. Continue reading

Kreatif, Muslimah Gaza Ubah Granat Zionis Jadi Pot Bunga

Para muslimah Gaza memang kreatif dan tidak kenal menyerah. Setelah rumah dan tanaman mereka dihancurkan Zionis Israel dengan rudal dan granat, mereka justru memanfaatkan longsongan granat-granat itu sebagai pot untuk menanam kembali tumbuhan di Gaza.

Sebuah foto yang dilansir @sahabatalaqsa, menunjukkan seorang muslimah tengah menyirami tumbuhan yang ditanam di dalam pot bekas granat. “Granat gas air mata penjajah zionis; kami jadikan wadah kehidupan” Continue reading

Kisah Pendahulu Kita

“..Bambu ini..” kata KH Wahid Hasyim memecah keheningan. Putera pendiri NU KH Hasyim Asy’ari itu mulai berkisah sambil menghela nafas. Kala itu ia berada di dalam mobil menuju kota Parakan di tengah Pulau Jawa, tempat di mana lautan manusia berduyun-duyun berdatangan memanggul sebilah bambu runcing ujungnya sepanjang dua meter dari Parakan sepenggal Juni ‘46.

”..Iya! Tidak saja berpengaruh dalam perjuangan politik, tetapi dalam kehidupan bangsa dan kebudayan di masa yang akan datang,” lanjut pria yang akrab dipanggil Gus Wahid sambil melirik pria muda berusia 27 tahun, diriku yang sedang serius menyimak setelah menanyakan apa arti sebilah bambu runcing Parakan bagi umat Islam dalam perjuangan politik. Continue reading