SIB #3 – Membentuk Kepribadian Islam

Bandar Lampung – Pada hari Rabu, 21 Oktober 2015, SIB #3 kembali hadir di pelataran Musholla Teknik dengan mengangkat tema “Membentuk Kepribadian Islam” yang disampaikan oleh Ustadz Humeidi.

Allahu Akbar! Betapa besar jaminan orang yang berinfak di jalan Allah ! Betapa mudah dan gampang jalan mendapatkan rizki ! Seorang hamba berinfak di jalan Allah, lalu Dzat Yang DitanganNya kepemilikan segala sesuatu memberikan infak (rizki) kepadanya. Jika seorang hamba berinfak sesuai dengan kemampuanya maka Dzat Yang Maha Memiliki perbendaharaan langit dan bumi serta kerajaan segala sesuatu akan memberi infak (rizki) kepadanya sesuai dengan keagungan, kemuliaan dan kekuasan-Nya.

Mensyukuri nikmat hidayah Islam itu dengan beberapa cara. Pertama, syukuri nikmat ini dengan menumbuhkan perasaan bahwa kita bangga dan mulia dengan beragama Islam. Kita harus merasa bangga, percaya diri bahwa kita adalah orang Islam. Katakan kepada semua orang dengan penuh kebanggaan, ”Saya adalah orang Islam. Saya adalah umat tauhid. Saya adalah umat al-Qur’an. Saya adalah umat Muhammad saw.” Yang kedua bentuklah iman, dengan iman itu akan menumbuhkan takwa dan melahirkan kepribadian Islam.

 -Berfikir Cerdas, Bekerja Keras, Berhati Ikhlas-

SIB #2 – Yuk Menjadi Remaja Muslim Yang Berintelektual

Bandar Lampung – Alhamdulillah telah dilaksanakan kembali SIB#2 pada hari Rabu, 07 oktober 205 di pelataran Musholla Teknik Unila. Kali ini SIB membawa bahasan yang sedikit berbeda , yaitu tentang ”Ilmu”.Dengan mengusung tema “Yuk menjadi remaja Muslim yg berintelektual” yang disampaikan oleh Bapak Ageng Sadwono salah satu dosen Jurusan Teknik Elektro. Berhasil membawa peserta yang mengikuti acara menjadi sangat antusias saat mendengarkan. Beliau menggambarkan betapa banyaknya jumlah penduduk di dunia ini. Terlebih di Indonesia yg memiliki jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Seharusnya dgn jumlah muslim terbesar ini kita mampu menjadi penengah bagi bangsa-bangsa lain.

Bayangkan Allah menjadikan indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia ini tidak dengan main-main, ada amanah besar di pundak kita yg telah Allah titipkan. Mari kita bersama sama menjadi Pemuda yg luar biasa yg mampu memberikan kontribusi besar untuk negeri ini untuk agama ini. Setelah lulus kuliah beban negara otomatis berada di pundak kita semua.

Dengan adanya SIB kedua ini diharapkan mahasiswa mampu menerapkan nilai-nilai penting yg disampaikan yang diantaranya dapat menjadi mahasiswa berintelektual yg lebih giat lagi dan lebih rajin lagi didalam mengurus semua urusan perkuliahan agar dapat membawa negara Indonesia ini menjadi negara yg aman dan tentram serta dapat berdiri sendiri tanpa pengaruh bangsa-bangsa luar.

SIB yg dihadiri oleh 24 ikhwan dan 20 akhwat ini ditutup dengan kata-kata super Pak Ageng : Indonesia ditangan umat muslim, jadi kita harus sungguh-sungguh.

“Knowledge is important, but character is more”

-Berfikir Cerdas, Bekerja Keras, Berhati Ikhlas-